Cara Pelaut Merayakan Lebaran di Laut


Tanggal 1 Syawal menandai berakhirnya ibadah  puasa Ramadan. Hari itu dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia sebagai hari kemenangan . Selama sebulan penuh mereka ditempa, menahan lapar dan dahaga, dan mengalahkan hawa nafsu. 

Hari kemenangan itu disebut hari fitri atau Idul Fitri. Di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Lebaran. Idul Fitri adalah  hari kembalinya seoarang Muslim kepada kesucian. Mereka yang berhasil melaksanakan ibadah puasa Ramadan dengan baik diibaratkan sebagai bayi yang baru lahir, putih bersih dari dosa dan kesalahan. 

Di darat, menjelang lebaran para perantau dapat  mudik  ke kampung halaman. Berkumpul dengan keluarga. Berjumpa sanak saudara. Dengan suka cita mereka merayakan  hari fitri itu. Bagaimanakah dengan pelaut?
Masinis membacakan khutbah Idul Fitri

Para pelaut yang berada di area pelabuhan, berlabuh atau bersandar, sedikit lebih beruntung. Mereka dapat pergi kedarat, ke masjid atau lapangan tempat salat Id dilaksankan. Usai salat Id, mereka dapat menghubungi keluarga. Dengan teknologi video call, kerinduan setidaknya dapat terobati.

Adapun pelaut yang sedang berlayar di laut lepas, mereka mengorganisir teman-teman Muslim. Mereka menyelenggarakan salat  Id juga, bersalam-salaman, saling memaafkan, kemudian menyantap hidangan khas lebaran masing-masing asal mereka. Bagi pelaut Muslim Indonesia tentu saja ketupat dan opor ayam adalah menu pembuka utama.  

  
Usai melaksanakan salat Idul Fitri


Sebelum makan-makan, biasa dibuat seremoni kecil. Sambutan dari Nakhoda, doa dari KKM atau crew lainnya. Meski mereka pelaut senior yang sudah pernah mengalami berlebaran di tengah laut, tidak jarang, ketika memberi sambutan atau membaca doa, suara mereka tidak bisa keluar, hilang, mata mereka basah. Mereka teringat anak dan istrinya.



Belum ada Komentar untuk "Cara Pelaut Merayakan Lebaran di Laut"

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan comment sesuai tema. Iklan dan link hidup akan dihapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel