KENAPA BIKIN BLOG: Wawancara dengan Diri Sendiri




Q : Kenapa kamu bikin blog?
A : Kata orang apa saja ada di internet. Saya coba  bertanya pada internet. Misalnya, “Kenapa kepala sakit sebelah?”,  “Gimana cara melembutkan daging?”, “Berapa harga HP RAM 4GB.”  Ternyata ada banyak yang jawab, tinggal pilih. Nah, saya pengen juga tuh  tulisan saya bisa dipajang di internet, memberi manfaat pada  banyak orang.


Q : Namanya kok Kamus.....? Memang ini kamus ?
A : Itu terpengaruh judul buku yang saya tulis, Kamus Percakapan Pelaut. Ide awalnya memang berangkat dari situ: seputar istilah maritim.  Selanjutnya berkembang  mengikuti keadaan. Maka muncul artikel-artikel dalam label Kehidupan di atas kapal.

Q : Tapi wujudnya tidak seperti biasanya kamus?
A : Kepengen sih tampil seperti KBBI. Saya udah nyari template khusus kamus, belum nemu. Jadi ya udah, diterusin aja dulu seperti wujudnya sekarang.Hitung-hitung latihan.


Q : Kenapa gak bikin sendiri aja?
A : Wah, ilmu saya gak nyampe. Ada sih belajar-belajar HTML , baru ngerti dikit-dikit.  Baru bisa bikin table. Itu pun nyontek.  Belum bisa tutup mata.  


Q: Kan bisa pakai jasa web designer?
A: Saat ini  belum, mungkin nanti.


Q : Kenapa pake platform blogger? Lainnya kan ada.
A : Ketemu awalnya ya blogger  itu. Kata para suhu cocok untuk pemula. Setelah berjalan beberapa waktu, memang betul.


Q: Ada bedanya gak nulis sama nulis di blog??
A: Pada dasarnya menulis itu kan  menuangkan gagasan, pikiran, perasaan. Sampai tahap ini, menulis dan menulis di blog sama saja. Tetapi ketika menyinggung mesin telusur (search engine), blogging lebih “rumit”.  Artikel yang bagus bisa saja tidak ditemukan oleh mesin telusur karena tidak SEO. Katanya begitu.


Q: Ada gak artikel kamu yang belum SEO?
A:Sudah atau belumnya saya gak banyak paham. Beberapa artikel tidak terindek google, ada juga yang tidak terdaftar di sitemaps. Beberapa judul saya search di perambah, tidak muncul. Mungkin itu yang belum. Yang bisa tampil, mungkin itu secara tidak sengaja sudah SEO.


Q: Artinya kamu harus belajar SEO dong?
A: Ternyata blogging adalah seni. SEO itu seperti  perangkat pentingnya. Karena penting jadi tidak bisa diabaikan.


Q: Sudah belajar SEO sama siapa?
A: Ada banyak tutorial bagus di internet.  Beberapa bloger  handal telah membagikan ilmunya. Saya mengunjungi blog-blog mereka, mengambil dan menerapkan pengetahuan yang mereka bagikan itu.  Saya juga bergabung dengan beberapa group  faceboook. Sering dapat tambahan pengetahuan tentang SEO dari   postingan atau diskusi teman-teman anggota group.



Q: Menurut kamu, apa yang mebuat pengunjung  betah berada di sebuah halaman blog?
A: Pertama topik. Kedua bahasanya. Jika topiknya menarik, berisi informasi yang dibutuhkan, kemudian disampaikan dengan bahasa yang runtut, sederhana, mudah dimengerti, siapa pun akan betah berada di sebuh halaman.


Q: “Content is the King”.  Apa pendapat kamu tentang pernyataan itu?
A: Setuju. Itu yang saya lakukan sekarang, memperbaiki konten. To be specific. Beberapa artikel awal saya kurang dari 200 kata. Terlalu pendek. Harus dipanjangkan lagi. Maksudnya, dipadatkan, bukan dipanjang-panjangkan.


Q: Boleh tahu berapa traffic Kamus Pelaut sekarang?
A: OMG. Mengenaskan. Dibawah 200 pv.


Q: Frustasi dong?
A: Ada teman di group yang menasehati. “Jangan berhenti ngeblog meskipun traffic rendah. Pasti ada jalan lain dimana blog akan memberi keuntungan”.  Saya kesetrum dan semangat lagi.



Q: Sebetulnya apa yang kamu harapkan dari kegiatan ngeblog ini?
A: Saya jalan cepat 15 menit tiap hari. Itu bukan hobi, tapi kebutuhan. Harapannya agar  otot-otot lentur, peredaran darah lancar dan badan menjadi sehat. Menulis tadinya sebuah kesenangan saja. Pelan-pelan saya ubah menjadi kebutuhan. Kebutuhan bagi jiwa dan keinginan untuk berbagi. Saya salurkan kebutuhan itu di sebuah dunia kecil yang luas yang bernama blogging.


Q: Ada saran untuk para newbies?
A: Waduh, saya juga masih pemula. Tepatnya pemula tua. Saya bikin blog di usia kepala lima. Teman-teman masih 20-30-an. Bahkan ada yang masih belasan. Ya, sama-sama belajarlah. Ilmu mendatangi orang yang mencarinya. Tidak memandang usianya.


Q: Terakhir, apa yang sudah kamu dapatkan dari  ngeblog?
A: Sejak ngeblog teman saya bertambah dan bisa tidur nyenyak.


Berlangganan artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "KENAPA BIKIN BLOG: Wawancara dengan Diri Sendiri"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel