Pertanyaan Jebakan dalam Wawancara Kerja

pertanyaan jebakan



Dalam artikel sebelumnya Wawancara Kerja: Hal yang Perlu Diketahui Pelaut dijelaskan bahwa wawancara kerja bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang calon pekerja. Informasi itu meliputi attitude (sikap), personality (kepribadian), dan competence (pengetahuan bidang kerja). Untuk mendapatkan informasi itu maka diajukan pertanyaan-pertanyaan.


Di samping pertanyaan standar, ada juga pertanyaan jebakan. Pewawancara yang berpengalaman pandai meramunya sehingga tidak diketahui bahwa itu jebakan.

Perhatikan contoh berikut:


Q: Tanya
A: Jawab


Q: Di kapal apa terakhir?
A: Tanker. (nama kapal)


Q: O, punyanya (nama perusahaan) ya?
A: Betul.


Q: Oiler terima berapa?
A: Baru join lima segel. Setelah setahun ada kenaikan.

Jangan menganggap pewawancara tidak tahu sehingga kamu memberikan jawaban angka yang lebih besar dari sebenarnya dengan harapan bisa nego lebih tinggi nanti.


Q: Lima segel, lumayan lah. Belum lagi "kencing"nya ya?
A1: Alhamdulillah, lumayan. Kemaren minimal 3 trip sebulan. (jawaban bunuh diri)
A2: Alhamdulillah, tidak ada. Kalau pun ada saya tidak mau terima

Siapkan jawaban pertanyaan "Kenapa tidak mau terima?"


Q: Kenapa keluar dari perusahaan itu?
A1: Ada yang jelek-jelekin saya. Katanya saya malas. Kalo jaga sering tidur. (jawaban konyol)
A2: Kontrak saya habis. Mau balik lagi tapi belum ada yang kosong. Paling cepat 3 bulan lagi.


Q: Kenapa ingin join di perusahaan ini?
A1: Dengar-dengar terima lebih besar dari tempat saya kemaren.
A2: Info dari teman safety di sini bagus dan ada kesempatan untuk sekolah.


Q: O, iya. Keluarga kamu kan di Jakarta. Kapal ini operasi di timur, gak masuk Jawa. Gimana pendapat kamu?

A1: Kalo ada ongkosnya kan bisa minta ijin ngetrip nanti. Gantian sama teman gitu.
(Waduh, ini perusahaan lu yang ngatur apa gua yang ngatur?).

A2: Tidak masalah. Sudah risiko pekerjaan. Keluarga saya menerima.



Q: Di kapal lama ada nggak latihan-latihan keselamatan? Boat Drill, Fire Drill, ada gak?
A: Ada sih.

Q: Kamu ikut nggak?
A1: Kadang-kadang ikut. Tapi kalo pas jaga, saya lebih suka kerja yang lain aja.
A2: Safety drill itu penting. Saya selalu ikut.



Demikian seputar pertanyaan jebakan dalam wawancara. Contoh di atas tentu hanya sebagian dari banyak pertanyaan jebakan yang dapat muncul, bergatung pada informasi apa yang ingin digali oleh pewawancara.

Semoga bermanfaat.

Gratis berlangganan artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Pertanyaan Jebakan dalam Wawancara Kerja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel