Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MARINE PUMPS: Macam -macam Pompa di Kapal dan Fungsinya

Pompa di Kapal

Marine pumps, pompa-pompa di kapal, memegang peranan penting untuk kelancaran operasional kapal secara keseluruhan. Kinerja mesin induk, motor bantu atau generator dan pesawat lainnya bisa terganggu jika pompa-pompa terkait bermasalah.


Beberapa Contoh Pemakaian Pompa di Kapal

1. Air tawar dari tanki penampungan dihantar ke kran-kran kamar mandi, toilet, dapur, tempat cuci piring, dll di kapal menggunakan pompa.

2. Karena terjadi kebocoran, air laut masuk ke salah satu ruang, pompa dibutuhkan untuk membuang air laut keluar.

3. Got yang penuh juga perlu dibuang, misal ke tanki penampungan di kapal atau di darat. Tindakan ini juga memerlukan pompa.

4. Sebelum mencapai sistem di mesin, bahan bakar berada di tanki bahan bakar. Dengan pompa, bahan bakar ditransfer ke tanki pemakaian.

5. Mesin bekerja menimbulkan panas. Air yang digunakan sebagai pendingin bagian-bagian tertentu dalam mesin akan menyerap panas. Ia disirkulasi oleh pompa, keluar dari sistem, didinginkan, masuk lagi ke sistem untuk mendinginkan.

6. Bagian-bagian mesin yang bergerak menimbulkan gesekan. Bagian-bagian itu harus dilumasi dengan cukup agar usia pakai komponen dapat dipertahankan. Karenanya pompa-pompa pelumas harus dapat berfungsi dengan baik.

Contoh-contoh di atas hanya sebagian dari banyak tindakan di atas kapal yang memerlukan pompa. Pompa berperan mengangkut cairan (transporting fluid) masuk, keluar, memindahkan, mensirkulasi, menekan.


Pompa bekerja dengan merubah energi mekanik menjadi
  • energi potensial
  • energi kinetik
  • energi termal
  • energi hidrolik


Macam-macam Pompa di Kapal

Berdasarkan fungsinya, terdapat beberapa macam pompa:
  1. General Service (GS) Pump
  2. Fresh Water (FW) Pump
  3. FO/DO Service Pump
  4. FO/DO Transfer Pump
  5. LO Standby Pump
  6. LO Attached Pump
  7. SW Cooling Pump
  8. FW Cooling Pump
  9. Ballast Pump
  10. Bilge Pump
  11. Fire Pump


Fresh Water (FW) Pump

Air tawar adalah kebutuhan penting kapal untuk konsumsi, mandi dan cuci, dan pendingin mesin. Air tawar disimpan di tanki-tanki air tawar, kemudian disalurkan oleh pompa air tawar ke kamar mandi, toilet, dapur, laundry, dll tempat yang membutuhkan.

Pompa dan sistem pipa air tawar untuk konsumsi ini berdiri sendiri, terpisah dari pompa air tawar dan sistem pipa untuk pendingin mesin.


Ballast Pump

Di kapal terdapat tanki-tanki ballast yang terletak di double bottom. Tanki-tanki ballast ini diisi atau dikosongkan sesuai keperluan, misalnya untuk mengoreksi kemiringan. Untuk mengisi (ballasting) atau membuang air ballast (deballasting) digunakan ballast pump (pompa ballast).


Bilge Pump

Bilge pump adalah pompa air got. Pompa ini digunakan untuk membuang air got. Air got ini dapat mengandung minyak. Karenanya pompa got elektrik didesain tidak menimbulkan percikan api.


Cooling Pump

Cooling pump atau cooling water pump adalah pompa air pendingin. Pompa ini terbagi dua jenis, yaitu
  • sea water colling pump, disingkat SW cooling pump
  • fresh water cooling pump, disingkat FW cooling pump
FW Cooling Pumps
FW Cooling ME

SW cooling pump, menggunakan air laut, adalah sistem pendingin terbuka. Air laut dihisap, mendinginkan, lalu dibuang. FW cooling pump, menggunakan air tawar, adalah sistem pendingin tertutup. Air tawar disirkulasi mendinginkan bagian-bagian tertentu mesin induk, keluar dari sistem, didinginkan oleh SW cooling, masuk lagi ke sistem untuk mendinginkan.


Fire Pump

Fire pump adalah pompa air pemadam, digunakan untuk memadamkan kebakaran dengan air. Pompa ini terhubung dengan pipa panjang dan dilengkapi dengan hidran di posisi-posisi tertentu. Pada hidran-hidran itu selang pemadam dapat dihubungkan.


General Service Pump

General service pump, disingkat GS pump adalah pompa dengan banyak peruntukan. Banyak kapal dilengkapi dengan GS pump. Pompa ini dapat digunakan sebagai ballast pump, bilge pump, fire pump, dll.


LO Standby Pump

Pompa LO Standby adalah pompa minyak lumas, digunakan pada saat standby olahgerak. Setelah kapal berlayar (full away), digunakan LO attached pump atau pompa gendong.


Artikel ini akan dilanjutkan dengan bahasan macam-macam pompa berdasarkan cara kerjanya.


Bacaan

  1. https://en.wikipedia.org/wiki/Marine_pump
  2. https://www.marineinsight.com/guidelines/general-overview-of-types-of-pumps-on-ship/
  3. http://www.multankusumasakti.co.id/marine-pumps/


1 komentar untuk "MARINE PUMPS: Macam -macam Pompa di Kapal dan Fungsinya"

Terima kasih telah berkunjung.