Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Komunikasi di Radio MF/HF Kapal

KOMUNIKASI RADIO MF/HF KAPAL

Komunikasi radioteleponi di kapal dapat dilakukan di radio VHF atau MF/HF. Jika jarak antarkapal lebih dari 10 mil atau kapal ke darat melampaui 20 mil komunikasi lebih efektif menggunakan radio MF/HF.

Panggilan dan jawaban di radio VHF dilakukan di kanal 16 (156.80 MHz), di radio MF/HF dilakukan di frekuensi 6215.0 kHz untuk band 6. Setelah terhubung, pindah ke frekuensi kerja yang disepakati. Komunikasi selanjutnya bisa dilakukan dengan cara simplek atau duplek.

Simplek adalah komunikasi dengan satu frekuensi yang sama. Misalnya, pada band 6, di frekuensi 6224, 6227, atau 6230 kHz.

Simplex - intership

Pada komunikasi simplex, pancaran stasiun yang berkomunikasi dapat terdengar oleh stasiun lain di frekuensi yang sama.


Duplek adalah komunikasi dengan dua frekuensi berbeda. Memancar dan menerima di frekuensi yang berlainan. Frekuensi ini sudah berpasangan. Pada band 6 misalnya di frekuensi 6504/6203, 6507/6206, 6510/6209, 6513/6212 khz.

Duplex

Pada komunikasi duplex, hanya satu stasiun yang terdengar oleh stasiun lain, yaitu stasiun yang frekuensinya sama dengan stasiun lain yang memonitor.


Frekuensi 6215 khz

Ini adalah frekuensi marabahaya internasional pada band 6 radio MF/HF. Digunakan untuk panggilan dan lalu lintas bahaya (distress traffic). Komunikasi rutin dilarang di frekuensi ini.

Seperti pada kanal 16 radio VHF, frekuensi 6215 khz boleh digunakan untuk panggilan dan jawaban, kemudian pindah ke frekuensi kerja.


Mengenal Sarana Komunikasi di Kapal

Kapal dilengkapi dengan alat komunikasi dimaksudkan untuk tujuan keselamatan pelayaran dan kelancaran pekerjaan di atas kapal.

Dalam hal keselamatan pelayaran, misalnya, ketika kapal akan berpapasan, kapal harus berkomunikasi untuk menentukan apakah akan berpapasan kanan-kanan, atau kiri-kiri. Dengan komunikasi yang jelas, risiko tabrakan dapat dihindari.

Dalam hal kelancaran atau kemudahan, bayangkan pada saat olahgerak, alat komunikasi ke kamar mesin tidak berfungsi. Atau radio HT di haluan tidak dapat memancar sehingga tidak bisa menjawab panggilan dari anjungan.

Berikut beberapa alat komunikasi yang umumnya terdapat di kapal.
  • Radio (wirelss)
  • Inmarsat (satellite)
  • Interphone
  • Public addresser
Komunikasi kapal menggunakan radio dibahas dalam artikel radio komunikasi kapal.

Macam-macam Komunikasi di atas kapal

Komunikasi di atas kapal meliputi
  • Komunikasi muka-belakang
  • Komunikasi anjungan-kamar mesin
  • Komunikasi siaran (broadcast)
Komunikasi muka-belakang
Istilah muka-belakang merujuk pada olah gerak sandar atau tolak dari dermaga. Komunikasi saat olah gerak muka-belakang melibatkan haluan, anjungan, dan buritan.

Alat komunikasi yang digunakan umumnya radio genggam (HT). Kelebihannya mudah dibawa. Kekurangan, di pelabuhan ramai, pengguna channel vhf marine seringkali padat, jadi harus mencari channel yang benar-benar tidak digunakan agar komunikasi tidak terganggu.

Alat komunikasi lain adalah public addresser. Kelebihan, suara dari loud speaker keras, mudah terdengar oleh banyak abk di stasiun olah gerak (haluan, anjungan, atau buritan).

Kekurangan, seringkali ribet dengan kabel mic dan speaker.


Komunikasi anjungan-kamar mesin
Lengkapnya, komunikasi anjungan (bridge) - ruang kontrol mesin (engine control room) - ruang mesin kemudi (steering gear room), umumnya menggunakan interphone.

Interphone biasanya terpasang juga pada cabin perwira, messroom, office. Semua jalur saling terhubung.


Broadcast
Siaran atau broadcast, misalnya pengumuman, pemberitahuan melalui speaker di gang-gang, atau cabin. Dilakukan menggunakan public addresser.

Contoh broadcast melalui public addresser

PANGGILAN
JURUMUDI JAGA HARAP KE ANJUNGAN
JURU MUDI JAGA HARAP KE ANJUNGAN



(Alarm)
ORANG JATUH KE LAUT SEBELAH KANAN
ORANG JATUH KE LAUT SEBELAH KANAN
STANDBY PENYELAMATAN


Komunikasi kapal ke kapal

Radio VHF
Di laut, kapal-kapal harus saling berkomunikasi khususnya terkait safety, misalnya pencegahan terjadinya tubrukan.

Kapal-kapal yang akan berpapasan, bersilangan atau mendahului, harus menyatakan dengan jelas maksudnya. Alat komunikasi yang umumnya digunakan adalah radio VHF.

Contoh komunikasi kapal ke kapal

ALVA
MT BRAVO, ALVA CALLING

BRAVO
ALVA GO AHEAD

ALVA
I AM INBOUND VESSEL AHEAD OF YOU, WHAT IS YOUR INTENTION?

BRAVO
INTENTION, RED TO RED

ALVA
RED TO RED


CHARLIE
TB HEADING WEST, CHARLIE CALLING

DELTA
THIS IS TB DELTA HEADING WEST REPLYING. WHAT IS YOUR POSITION?

CHARLIE
I AM A CONTAINER VESSEL, TWO MILES ASTERN OF YOU.

DELTA
WHAT IS YOUR INTENTION?

CHARLIE
INTENTION. I WILL OVERTAKE YOU STARBOARD SIDE.

DELTA
COPY. OVERTAKE ME STARBOARD SIDE.


Komunikasi kapal ke darat

Komunikasi kapal ke darat dilakukan ke stasiun kepanduan (pilot station), VTIS, atau radio pantai (coast station) atau sebaliknya.

Pesawat radio yang digunakan adalah radio VHF.

Radio MF/HF
Komunikasi radio dalam jangkauan lebih dari 20 mil lebih efektif menggunakan radio MF/HF. Misalnya komunikasi kapal ke radio pantai atau sebaliknya.

Inmarsat
Komunikasi menggunakan pesawat inmarsat (satelit) adalah komunikasi dengan jangkauan yang global, tidak terkendala propogasi udara seperti pada komunikasi menggunakan gelombang radio. Kekurangannya, mahal.


Contoh komunikasi data dengan pesawat inmarsat

TO : EXAMPLE SHIPPING
FM : MASTER MV KAMUS PELAUT

KAMUS PELAUT ETA BANGKOK 21/18.00 LT. CARGO UREA IN BULK 10,374,15 MT. REQUEST FRESH WATER 150 TONS

BEST RGDS/MASTER

Demikian tentang cara komunikasi di radio MF/HF dan macam-macam komunikasi di atas kapal.

Posting Komentar untuk "Cara Komunikasi di Radio MF/HF Kapal"