Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa arti ABANDON SHIP




abandon ship drill


Meninggalkan kapal

Frasa abandon ship adalah perintah untuk meninggalkan kapal. Perintah ini diberikan nakhoda sebagai pilihan terakhir atas keadaan darurat yang tidak bisa diatasi. Misalnya kapal akan tenggelam. Atau kapal terbakar dan api tidak bisa dipadamkan. Sementara itu pertolongan tidak dimungkinkan dalam waktu dekat.


Pilihan terakhir, ya. Meskipun berada di air belum menjamin lebih aman, apalagi malam hari dan laut berombak, tetapi ketika keadaan darurat tidak bisa diatasi, sementara belum ada upaya pertolongan, maka nakhoda memerintahkan abandon ship. Yang penting diingat, distress alert sudah dipancarkan. EPIRB stby, siap memancar. SART dibawa untuk membantu SAR menemukan lokasi lifeboat. Two Way VHF dan battery emergency siap digunakan.


Proses abandon ship, jika waktu mengijinkan, didahului dengan menurunkan sekoci. Pertanyaannya, apakah crew familiar dengan prosedur darurat ini. Apakah tiap personil mengetahui tugas masing-masing? Apakah sokoci bisa diturunkan dengan mudah?


Emergency Drills

Pertanyaan di atas hanya bisa dijawab jika emergency drills (latihan keadaan darurat), khususnya boat drill, benar-benar dilakukan secara kontinyu. Dengan latihan yang kontinyu, tiap crew terbiasa dengan tugas masing-masing: apa yang harus dibawa dan apa yang harus dilakukan. Kendala pada sekoci untuk bisa diturunkan atau diluncurkan dengan mudah juga dapat diidentifkasi lebih awal sehingga dapat dilakukan tindakan penanggulangan yang diperlukan. Laporan boat drill dibuat bukan sebagai kosmetik belaka.


Cara paling "mudah" untuk abandon ship adalah dengan langsung terjun ke air. Masalahnya, apakah crew sudah mengenakan lifejacket dengan benar? Apakah crew mengetahui cara terjun ke air yang aman? Meskipun kedua hal tersebut pernah diajarkan saat mengambil sertifikat BST (basic safety training), tetapi dalam kedaan panik, apalagi latihan peragaan alat keselamatan tidak pernah dilakukan di atas kapal, semua yang diketahui bisa hilang dan menjadi kacau begitu saja.


Dua hal penting

  • Abandon ship dilakukan atas perintah nakhoda sebagai pilihan terakhir.
  • Emergency drills perlu dilakukan secara rutin agar ABK mempunyai kesiapan yang baik dalam menghadapi keadaan darurat yang sebenarnya.


Berikut adalah contoh-contoh pemakaian frasa abandon ship dan kata abandon.
  • Abandon ship = Tinggalkan kapal.
  • I am sinking. I must abandon ship = Kapal akan tenggelam. Kami harus meninggalkan kapal.
  • Sound abandon ship alarm = Bunyikan alarm meninggalkan kapal.
  • Abandon ship alarm consists of seven short blast and one prolonged blast = Alarm meninggalkan kapal terdiri atas 7 tiup pendek dan 1 tiup panjang.
  • The vessel was abandoned at .... = Kapal itu ditinggalkan ABKnya pada posisi ...
  • After two weeks of intensive search, the SAR operation was abanodoned due to bad weather = Setelah dua minggu dilakukan pencarian intensif, oeprasi SAR itu dihentikan karena cuaca buruk.

Abandon ship drill

  • Is abandon ship drill carried out? = Apakah pernah latihan meninggalkan kapal?
  • Do you always attend abandon ship drill? = Apakah kamu selalu ikut latihan meninggalkan kapal?
  • What is your duty on abandon ship drill? = Apa tugas kamu dalam latihan meninggalkan kapal?
  • Is report on abadon ship drill available? = Apakah ada dibuat laporan latihan meninggalkan kapal?

Kosakata:
  • sekoci = lifeboat
  • latihan sekoci = boat, lifeboat drill
  • Naik ke sekoci = Man the boat
  • Turunkan sekoci = Lower the boat
  • Luncurkan sekoci = Launch the boat
  • Naikkan sekoci = Hoist the boat


Posting Komentar untuk "Apa arti ABANDON SHIP"