Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menjadi Pelaut di Kapal Cargo



Menjadi Pelaut di Kapal Cargo

Bagaimana ya caranya bisa menjadi pelaut, bekerja di kapal? Mungkin kamu pernah mendapat pertanyaan seperti itu, atau mungkin itu pertanyaan kamu sendiri. Biar gampang menjawabnya, kita batasi dulu, kapal dalam pertanyaan di atas adalah kapal niaga, bukan kapal perang.

Jenis Kapal

Untuk menjadi pelaut ada baiknya mengetahui beberapa tipe kapal, antara lain:
  • kapal penumpang (passanger ship)
  • kapal barang (general cargo)
  • kapal kontainer (container ship)
  • kapal tanker (tanker)
  • kapal curah (bulk carrier)

1. Kapal Penumpang

Kapal penumpang (passanger ship) adalah kapal niaga yang fungsi utamanya adalah angkutan penumpang.

Di Indonesia kapal penumpang dioperasikan oleh PT. PELNI. Kapal-kapalnya misalnya:
  1. KM. AWU melayani rute Kumai - Surabaya - Benoa - Bima - Waingapu - Ende - Kupang - Kalabahi (pp).
  2. KM. TILONGKABILA melayani rute Benoa - Lembar - Bima - Labuhan Bajo - Makassar - Bau Bau - Raha - Kendari - Luwuk - Gorontalo - Bitung (pp).
  3. KM. SIRIMAU melayani rute Manokwari - Sorong - Ambon - Wanci - Bau Bau - Maomere - Lawoleba - Kupang - Kalabahi - Saumlaki - Tuwal -Dobo - Timika - Agats - Merauke (pp).
  4. KM. LAWIT melayani rute Tanjung Priok - Tanjung Pandan - Pontianak - Semarang - Kumai - Karimun Jawa (pp).
  5. Dll.

Untuk pelayaran jarak pendek dan terjadwal ada kapal penumpang yang disebut feri. Misalnya feri Merak - Bakaheuni. Kapal feri mengangkut penumpang juga kendaraan.

Untuk melayani jangkauan antar pulau yang lebih luas ada kapal penumpang berupa Ro-Ro. Juga mengangkut penumpang dan kendaraan.

Kapal pesiar (cruise ships) adalah kapal penumpang yang berisi wisatawan, melakukan pelayaran keliling (round-trip voyage) ke berbagai pelabuhan / negara tujuan.

2. Kapal Barang

Kapal barang (cargo ship) adalah kapal yang didesain untuk mengangkut barang dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Barang itu misalnya beras, gula, semen, kayu, kendaraan, minyak, dll.

Kapal ini biasanya dilengkapi dengan crane atau mekanisme lainnya untuk kegiatan bongkar muat.

Kapal Kontainer (container ship) adalah kapal barang dengan muatan yang dikemas dalam kontainer.

Kapal Tanker adalah kapal barang yang didesain khusus untuk mengangkut minyak (oil tanker) atau bahan kimia (chemical tanker).

Kapal Curah (bulk carrier) adalah kapal barang yang dirancang untuk mengangkut muatan curah, misalnya semen curah, pupuk curah, dll.


Jabatan Pelaut

Setelah mengetahui beberapa tipe kapal, ada perlunya juga mendapat gambaran jabatan-jabatan pelaut di kapal. Secara umum seperti berikut:
  1. Nakhoda
  2. Perwira Deck, Perwira Mesin
  3. Elektrisen, Bosun, Mandor Mesin
  4. Fitter, Carpenter
  5. Jurumudi, Oiler
  6. Koki
  7. Pelayan, Kelasi, Wiper


No. 3 tidak semua kapal menempatkan elektrisen. Tugas kelistrikan biasanya dirangkap oleh masinis 4.

No. 4 tidak semua kapal menempatkan carpenter. Tugas carpenter umumnya dirangkap oleh bosun.

No. 7 tidak semua kapal menempatkan pelayan, kelasi, wiper.

Sertifikat Kepelautan

Untuk dapat bekerja di salah satu kapal di atas, kamu harus memiliki sertifikat kepelautan.

Ada dua macam sertifikat kepelautan,yaitu sertifikat keterampilan (certificate of proficiency/COP) dan sertifikat keahlian (certificate of competency/COC). Bagaimana caramendapatkannya?

1. Jalur akademik

Kamu duduk sekolah di sekolah pelayaran. Di sekolah ini kamu harus menentukan salah satu jurusan, teknik atau nautik.Di jurusan teknik kamu akan mempelajari tentang mesin dan permesinan kapal. Di jurusan nautik, kamu akan mempelajari antara lain tentang navigasi dan muatan kapal. Selesai teori kamu wajib praktik berlayar selama 12 bulan. Lulus dari sekolah ini kamu mendapatkan sertifikat keahlian (COC).

Selama di pendidikan ini kamu akan bertemu banyak senior yang sudah berpengalaman berlayar. Jadi akses informasi jauh lebih mudah. Bangunlah pertemanan dan komunikasi yang baik dan berkelanjutan.Tegur sapa bukan pada saat membutuhkan saja.

2. Jalur kursus

Kamu wajib duduk mengikuti pelatihan untuk mendapatkan sertifikat keterampilan. Sebagai langkah awal, ambillah BST. Setelah itu AFF (advance fire fighting). Jika memungkinkan, tidak masalah dilengkapi dengan SCRB, kemudian MFA.

BST (basic safety training) adalah sertifikat keterampilan yang paling dasar, wajib bagi semua pelaut di semua tingkat jabatan.


Jangan lupa, bangunlah pertemanan. Lakukan komunikasi yang sehat. Kumpulkan informasi yang bermanfaat. Dengan bekal BST itu kamu bisa memulai mencari chance untuk jabatan paling bawah: pelayan, kelasi, atau wiper.

Jika kamu punya keterampilan seperti memasak, sebaiknya ambil dulu sertifikat koki (food handling). Begitu pula jika punya kemampuan mengelas atau listrik. Pintu masuknya lebih lebar.

Sebagai langkah awal, tidak usah terlalu mikir gaji. Kalau perlu jadi volunteer pun jalani saja.  Kamu butuh pengalaman. Dengan pengalaman itu kamu bisa sekolah lagi untuk naik ke level jabatan yang lebih tinggi, bahkan perwira.


Dimana bisa mengikuti pendidikan dan pelatihan pelayaran silakan buka BADAN DIKLAT

Bacaan

  1. https://www.britannica.com/technology/cargo-ship
  2. https://en.wikipedia.org/wiki/Cargo_ship
  3. https://www.marineinsight.com/a-guide-to-join-merchant-navy/

Posting Komentar untuk "Cara Menjadi Pelaut di Kapal Cargo"